Senin, 11 Februari 2013

SINOPSIS FILM “TAARE ZAMEEN PAR”


Taare Zameen Par menceritakan seorang anak yang bernama Ishaan Nandkishore Awasthi yang belum bisa baca tulis di usianya yang ke 8-9 tahun. Cara berpakaiannya tidak rapi dan selalu kotor. Di kelasnya, dia selalu mendapat peringkat terbawah. Berbeda dengan kakaknya yang selalu mendapat peringkat tertinggi di kelasnya. Keluarga Ishaan sering mendapat kritik, baik dari keluarga maupun pihak sekolah karena ulahnya.
Keluarga Ishaan sangat berpegang teguh dengan prinsip yang mereka canangkan  dari awal, disiplin, tertib, dan terorganisir. Karena mereka yakin tiga poin itu adalah syarat menuju kesuksesan.
Di kelas, ketika Ishaan diminta gurunya untuk membuka hal. 38, bab 4, paragraph 3, dia seperti kebingungan dengan perintah gurunya. Dan untuk kedua kalinya ketika diminta untuk membaca, dia berkata bahwa hurufnya nenarinari. Aoa yang terjadi pada Ishaan? Idiotkah ia?
Tapi, diantara sekian banyaknya kekurangan-kekurangan Ishaan, Tuhan masih memberinya kelebihan. Yaitu imajinasinya yang tinggi dalam bidang menggambar  yang tidak dimiliki oleh anak-anak lain.
Sampai pada akhirnya orangtua Ishaan mengetahui bahwa nilai Ishaan jelek, sehingga membuat papanya memutuskan untuk menyekolahkan Ishaan di sekolah berasrama dengan harapan Ishaan bisa lebih disiplin dan rapi serta nilai dan prestasinya bagus. Namun, begitulah Ishaan. Dia masih saja begitu, terus menangis dan merenungi nasibnya, menjadi bahan tertawaan teman-temannya, dan mendapat hukuman dari guru-gurunya.
Suatu hari, datanglah seoarang guru seni ke sekolah itu, yang bernama Ram Shankar Nikumbh. Dia mengajar anak-anak idiot  di sebuah sekolah bernama Sekolah Tulip. Pak Nikumbh juga sangat memberi perhatian lebih kepada nasib anak-anak kecil. Sampai Pak Nikumbh mengetahui masalah dan keadaan Ishaan saat itu. Dan, Pak Nikumbh pun mendatangi rumah keluarga Ishaan untuk klarifikasi lebih dalam lagi mengenai keadaan Ishaan. Hingga akhirnya, diketahuilah penyakit dyslexia yang diderita Ishaan,  yaitu suatu penyakit disebabkan tidak bisa mengenali huruf sehingga tidak bisa baca tulis dan kurangnya kemampuan motorik.
Maka, Pak Nikumbh pun mempunyai ide untuk merubah dan memajukan Ishaan karena sudah banyak guru yang mancaci maki Ishaan. Pak Nikumbh meminta kepada kepala sekolah untuk memberi kesempatan pada Ishaan, dan dia akan berusaha mengajari Ishaan baca tulis, 2-3 jam per minggu dia luangkan waktunya untuk mengajari Ishaan dan akhinya oun berhasil.
Suatu hari, Pak Nikumbh mengadakan lomba melukis untuk setiap orang, dari kecil sampai dewasa. Pagi  hari menjelang lomba dimulai Ishaan bangun pagi sekali sebelum semua teman-temannya bangun, dia sudah rapi dengan pakaiannya, rambut, dan tali sepatunya juga. Kemudian dia keluar.
Pak Nikumbh khawatir, karena Ishaan belum datang ketika lomba sudah dimulai. Tapi kemudian Ishaan muncul. Tak lama kemudian, Ishaan datang  dan dia memulai melukis. Pak Nikumbh juga pun mulai melkis. Dan, ketika diumumkan pemenangnya antara Pak Nikumbh dan Ishaan, dan akhirnya pemenangnya yaitu Ishaan.
Taare Zameen Par. Every child is special. Dan itu terbukti pada Ishaan dengan keterbatasannya, tapi dengan semangatnya untuk belajar dan memperbaiki diri, ia pun berhasil menjadi yang terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar