Matematika adalah ilmu yang mempelajari
tentang hitung menghitung dan segala sesuatunya yang berhubungan dengan logika
dan abstraksi. Matematika, ada matematika terapan, cabang matematika yang
melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami
dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang
mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru. Ada
juga matematika murni yaitu matematika untuk perkembangan matematika itu
sendiri, tanpa adanya penerapan.
Banyak mitos sesat tentang Matematika yang
diungkapkan oleh para siswa. Bagi mereka, Matematika merupakan momok besar .
Mitos-mitos yang sering bertebaran seperti:
1. Matematika adalah pelajaran yang sangat sukar.
Padahal sukar atau tidaknya itu relatif, menurut pribadi masing-masing. Yang
dibutuhkan adalah pemahaman pelajaran Matematika sewaktu SD seharusnya lebih
dikuasai, sehingga ketika seseorang telah menguasai maka langkah analisis dan
menghitung apapun akan cenderung lebihmudah dan mengasyikkan.
2. Banyak rumus yang harus dihafalkan. Tidak begitu
sepenuhnya, hanya perlu memahami konsep dasar, maka rumus lain yang berhubungan
bisa gampang dimengerti dan dihafalkan.
3. Harus cepat dalam menghitung. Hanya perlu
penalaran dan pemahaman konsep unuk menyelesaikan dan setelah itu menggunakan
konsep menghitung.
4. Matematika itu membosankan. Perlu mengerti dan
memahami Matematika lebih dalam, maka akan ditemukan Matematika sangat
menantang, karena Matematika menjadi salah satu alat penemu solusi sebuah
masalah.
5. Matematika adalah ilmu abstrak, tidak jelas
penerapannya dalam kehidupan.
Ungkapan tersebut sangat berbeda dengan fakta
yang ada sekarang. Penerapan Matematika sangat luas, tidak hanya dalam
kehidupan sehari-hari tapi juga dalam berkarir untuk banyak bidang dan gajinya
pun tidak sedikit.
Kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari
matematika, walaupun tidak sadar kita sedang menggunakannya. Matematika berguna
di setiap elemen kehidupan tiap tingkat individu, tidak hanya berguna untuk
pelajar saja, karena sejatinya Matematika memang ilmu aplikasi sehingga dapat
diaplikasikan dalam kehidupan kita. Ternyata Aljabar berguna bagi ibu rumah
tangga, seperti memanajemen uang gaji, uang saku anak, uang sekolah anak, dan lain-lain.
Selain itu, bagi para pedagang, aljabar juga diperlukan untuk menghitung besar
kecil keuntungan atau kerugian yang dapat diperolehnya, dan dapat menentukan
besar modal yang harus dipakainya. Untuk siswa, aljabar bisa digunakan untuk
manajemen uang saku yang diberikan orang tua setiap minggu.
Persamaan garis yang sepertinya kurang ditemui
manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, ternyata bermanfaat dalam bidang
fisika. Pada materi Gerak Lurus Beraturan, digunakan Koordinat Cartesius yang
memanfaatkan persamaan garis. Aplikasinya dalam koordinat tersebut, waktu dan
jarak tempuh akan membentuk suatu garis lurus sehingga dapat ditentukan
penyelesaian untuk permasalahan tersebut. Sedangkan aplikasinya dalam dunia
kerja persamaan garis digunakan dalam bidang ekonomi, seperti pengeplotan
grafik permintaan dan penawaran. Selain itu, seorang programmer juga memerlukan
persamaan garis, aplikasinya yaitu turbo pascal. Contohnya, programmer
menggunakan turbo pascal untuk membuat mesin pengambil antrian atau nomor
pelanggan yang bila setiap kali ditekan tombol kendalinya maka akan keluar
secarik kertas bertuliskan nomor antrian tersebut. Persamaan garis juga
dibutuhkan oleh seorang game maker untuk penempatan letak karakter, penempatan
obyek-obyek tertentu yang berada di game tersebut.
Aplikasi-aplikasi lain dari Matemarika dalam
dunia kerja juga diterapkan di beberapa bidang:
1. Ilmu
penerbangan, yang merupakan penerapan ilmu navigasi, hasil pengembangan ilmu
trigonimetri.
2. Ilmu
computer programmer terapan ilmu tabulasi atau analisa numerik, hasil
pengembangan ilmu aljabar dan kalkulus.
3. Ilmu
ukur tanah (IUT) adalah penerapan ilmu alajabar, hasil pengembangan ilmu
aljabar, trigonometri dan hitungan deret ukur/hitung.
4. Ilmu
kependudukan terapan ilmu statistika, hasil pengembangan ilmu stastistika
dan aljabar.
5. Imu
topografi dan pemetaan merupakan ilmu terapan dari kalkulus vektor dan
trigonometri.